*KPA Singkil Kecam Pemkab Aceh Singkil atas Penanganan Banjir yang Dinilai Lambat*

MNTV sumsel.com. – Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Singkil mengecam Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil karena dinilai tidak serius dalam menangani ribuan warga yang terdampak banjir. Banjir besar yang melanda Kecamatan Singkil telah menyebabkan akses menuju ibu kota kabupaten terputus total dan memaksa ribuan jiwa mengungsi.29/11/2025
Ketua KPA Wilayah Singkil, Sarbaini, menyatakan bahwa penetapan status darurat bencana oleh pemerintah provinsi dan kabupaten hanya bersifat formalitas. Ia menyebutkan bahwa selama tiga hari, para pengungsi mengalami kekurangan bahan makanan, air bersih, dan obat-obatan.
“Kami mempertanyakan kenapa penanganannya sangat lambat. Pemerintah tidak boleh berhitung untung rugi ketika lebih dari 13 ribu jiwa terdampak dan sangat membutuhkan makanan, air bersih, serta obat-obatan,” ujarnya.
KPA meminta Pemkab Aceh Singkil untuk segera mempercepat distribusi bantuan dan membuka posko layanan darurat untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi yang tersebar di berbagai titik. Mereka juga meminta pemerintah untuk lebih tanggap dan peduli terhadap kondisi warga yang terdampak.
Dengan demikian, diharapkan pemerintah dapat memperbaiki kondisi dan meningkatkan kesejahteraan warga yang terdampak banjir.
( Sulaiman )





